Musimpun Berganti

April 5, 2006

Sudah spring, daun mulai memucuk, bungapun bersemi, waktunya pindah rumah…disini masih salju dan dingin tempat yang nyaman buat makan dan tidur, tidak posting dan blogwalking, dan itu tidak sopan hehe…jika ingin berkunjung silahkan klik…..

Disini Saja

Seputar

March 24, 2006

Waw lami pisan tak update dan blogwalking…kamana wae? penyakit males datang menghujam diawali dengan rusaknya modem, selanjutnya Ai yang mainannya sudah merambah ke komputer, jadi jatah sang emak makin berkurang untuk nginet, malah hampir tak ada kadang2. Padahal di hati dan pikiran meni membuncah, banyak yang ingin ditulis, menyimpan kisah tea. Dan pengen blogwalking baca kisah teman2, duh meni kangen.

Sejak hari ahad lalu, Raka panas tiba2. Awalnya hanya menggigil selanjutnya panas tinggi, alhamdulillahnya, jika terasa sakit Raka minta obat jadi nggak susah proses penyembuhannya. Hari senin ke dokter suhunya 103.2 F sekitar 39,5 C, ke dokter hanya dikasih obat turun panas dan diminta dateng lagi hari Rabu buat kontrol. Selasa malem alhamdulillah tak ada panas lagi, gantian Ai yg mengalami hal yang sama. Jadi Rabu ke dokter bukan buat Raka aja tapi juga buat Ai. Tetep cuma dikasih obat turun panas. Kamis Ai better, Raka getting worse, si virus rupanya senang berpindah2 nya, Jumat pagi dua2nya malah kembali keadaan yg butut.
Untungnya Bapana di rumah karena liburan spring break jadi ada tenaga, yang susah pas si Ayah Jum’atan ke kampus, Raka hoyong digendong dan Ai gak mau dilepas. Jadi keduanya berbagi pangkuan Ibu, tak gak lama saya kudu sholat dzuhur, menangislah mereka berdua hihi…selanjutnya giliran, 5 menit gendong Raka, Ai nangis, Ai yang digendong Raka nangis….mhhh seru juga :P .

Itu kabar buruk, kabar baiknya, beberapa minggu lalu kami dapat surat dari sekolah Raka yg isinya hasil phisical testnya Raka bulan januari lalu. Dari score max 100, alhamdulillah Raka dapat 92. Pertanyaannya untuk ukuran anak usia 4 thn, banyak dan macem-macem dr mulai kosakata dan keterampilan berbahasa juga pengetahuan umum. Raka kehilangan score ketika ditanya last name (it was my fault, gak pernah ngasih tau secara khusus ttg last name ini, orang Indo gak biasa hehe ngeles), terus juga dia belum bisa pas tentang V-ing (naha grammer nya?), ,ya maklum lah namanya baru belajar basa amerika hehe, tapi kalo plural dah bisa. Segitu juga sudah uyuhan ya Ka??. Malah temen saya, xiadong nanya, “Lia, itu Raka waktu test diterjemahkan nggak? kok udah ngerti dan bisa jawab”… ceuk sayah teh “no…lha kita baru tau dia dapat test juga setelah ada surat hasilnya”. *Im very proud of You Ayang Ageung*.

Satu hal lagi tentang Raka, ada pertemuan orang tua dengan Guru minggu lalu. Kata gurunya, Raka sudah merasa nyaman di setiap sudut sekolah dengan segala mainan yang ada, english-nya bagus dan dia sudah mulai ngobrol walopun terhitung pendiam dibanding teman2nya. Dan kalo berpendapat dia gak suka ikut2an, punya pendapat sendiri. Hanya satu kurangnya, dia selalu gampang kalo diminta-in sesuatu sama temennya, kalo lagi megang mainan dan dipinta pasti selalu dikasihan even direbut juga pasti dengan rela dikasih. Gurunya bilang Raka kudu bisa mempertahankan sesuatu, misalnya bilang “this is my turn” atau “I want this toys, you have to wait” something like that. Padahal kata saya mah justru baik atuh Raka teh teu mau konfrontasi dan ngambil jalan aman hehe…dan dirumah juga gak gitu2 amat kok, kadang dia rebutan sama Ai, dan saya tidak membiarkan Raka selalu mengalah sama Ai dengan alasan lebih besar (untuk hal-hal tertentu sih kadang suka juga, misalnya makan lebih banyak atau baca buku dsb).

Tos Ah sementara ini we ceritanya, mo pasang foto juga belum upload wae, ntar menyusul bersama kisah lain. Mo berlarian mengejar blogwalking yeuh.

Syukur

March 7, 2006

Banyak hal indah yang bukan untuk kita, karena yang lebih indahlah yang akan kita miliki….Insya Alloh.

Sangat merasa diingatkan dengan tulisan dari sebuah milis ini!. Alhamdulillah….

*Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang diinginkan,
Jika engkau memiliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari ?

Bersyukurlah saat engkau tidak mengetahui sesuatu,
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang engkau hadapi,
Karena selama itulah engkau tumbuh menjadi dewasa.

Bersyukurlah atas keterbatasan yang engkau miliki,
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.

Bersyukurlah atas setiap tantangan baru,
Karena hal itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

Bersykurlah atas kesalahan-kesalahan yang engkau perbuat,
Karena hal itu memberimu pelajaran yang sangat berharga.

Bersyukurlah ketika engkau lelah dan tak berdaya,
Karena berarti engkau telah membuat suatu perbedaan.
Adalah mudah untuk bersyukur atas hal-hal yang baik.

Adapun kehidupan yang bermakna, adalah bagi mereka yang juga bersyukur atas kesulitan yang dihadapi.
Rasa syukur bisa mengubah hal negatif menjadi positif.

Berusahalah bersyukur atas kesulitan yang engkau hadapi,
sehingga kesulitan itu akan menjadi berkah bagi dirimu*

Sesungguhnya, di balik kesusahan/kesempitan itu ada kelapangan
{QS 94(Alam-Nasyrah)/Juz 30 :5)

Mimpi….mimpi…

February 28, 2006

Heuheuh…saya teh lagi anteng nundutan dan tak nginet eh kena lemparan nu ieu…siiipp lah saya kan suka bermimpi, bisa berbual2 yeuh hehe nuhun Neng MB.

1. Suatu siang di bukit indah berbunga di sebuah rumah nan asri, saya menyiapkan menu makan siang, Kantya (*basa sunda yg artinya menanti* . Anak ke-3, gadis hehe) memetik sayuran buat lalapan. Rencananya hari itu kita akan picnic di halaman belakang. Raka dan Kang Hanif membantu ayah mancing ikan di kolam belakang sekalian menyiapkan pembakarannya. Gadis bungsu *belum nemu namanya* menyiapkan tempat makan dan pernak perniknya.

Ya…rumah diatas bukit (mutlak harus di Bandung) punya halaman belakang yang luasss, ada kolam ikan yang ikannya bisa di pancing ketika ingin berpicnic dan makan ikan seger, pinggir2 kolam ditumbuhi sayur2an, ada cabe, kemangi, tomat dan jenis lalapan lainnya (saya kan pemakan lalap sejati). Sisi belakang rumah lainnya *sisi sebelah mana yang harmonis kita serahkan ke desainer ya* ada sebuah danau mungil tempat dua angsa memadu rindu di danau biru bercumbu, (hahah katon pisan) saya mau memperantarai kebahagiaan si Angsa hihi. Pun sekitarnya ada tebaran bunga indah tempat bermain sang kupu2, lengkap dengan gemericik air menambah nyaman suasana. Ieu teh masih mimpi kan? halaman depan gak usah luas, ntar orang sungkan bertamu (huhuy ni gaya) ada pepohonan buah yang sudah dibonsay, anggur, jeruk, dukuh (kegemaran deui wae tah), mangga cengkir we, tos ah biar buah lainnya jatah si emang di pasar.

2. Saya ingin sekolah sampe tak berbatas di bidang pendidikan, karena saya ingin membuat yayasan yang bergerak bidang sosial dan pendidikan. Mulai pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, yang berkualitas yahud hingga bisa berbicara dikancah international (wooiii bangun…bangun…), karena nonprofit, jadi sekolahan itu Gratis…tis…tis. Bahasa pengantar tetep bahasa indonesia, untuk memfasilitasi “nasional”, tapi bahasa keseharian basa sunda, english dan arab.

3. Ingin mudik taun depan, ke Pameungpeuk makan ikan laut bakar pinggir pantai dengan seluruh keluarga besar, ke Ciamis maen ka alun-alun denger celoteh anak2 nu naek deldom (delman domba) sambil makan mie ayam enyak. Reunian sama temen2 yang sudah beranak pinak juga. Waaahhhhhhhh mauuuuuu.

4. Mhhh masih mimpi kan? saya ingin berhaji barengan dengan anak-anak (Raka, Kang Hanif, Kantya dan si Bungsu) sekalian jalan menyusuri jejak nan indahnya, dilanjut dengan jalan2 ka eropah *mau menghadiri kopdar WSAB ranting eropa…umiiii masih jadi tuan rumah kan nanti?*.

5. Yang terdekat, pengen bisa nyetir dan punya mobil disini, supaya bisa dijawab Ya ketika Raka nanya. “ibu Aka gaduh car?” kasian bosen kedinginan dan cape jalan meureun hehe . Terus ntar bisa belanja daging sendiri, ke adong sendiri *gak nitip ajah*, maen ke Boston, mengenalkan Raka pada MIT *menularkan mimpi hahaha*, menyusuri tempat2 yang layak dikunjungi di amerika sini…pun tak lupa sering maen ka West Haven *sarangnya sate dan baso, hai girllsssss!! sonoooo*

Tos ah…mau membantu saya mewujudkan impian itu? yuk ber Amiiiiiiiiinnnnnnnnnn bersama…hihi…

Ayo siapa mau dibangunkan dari mimpi!!! Mba Susan…. mau bangun? hayoh tulis mimpinya hehe. Wati, mau nggak say berbagi mimpi dengan diriku?. Uni Rahmi, Teh Nia, Nyi Kaisar. AbahAmbu…daku teh mau balas melemparmu tah! Sok berbagi mimpi!…

Yang selanjutnya….

February 22, 2006

Ehem…tentang yang ketiga , Insya Alloh jika tiba saatnya kelak akan datang, sekarang mah punya satu mimpi yang sepertinya harus lebih dulu diwujudkan (huhuy meni gaya, apakah itu? ah doakan saja ya!)

Yang keempatpun demikian, ditunggu dan dinanti. Semoga masih sempat!.

Kini yang kelima menjelang. Menyambut lemparan sangAbahAmbu tentang hals “ganjil” dalam diri. Saya ge coba mengingat naon nu paling dirasa aneh sama diri sendiri teh nya.

1. Suka makan enak…kerupuk si emang2 lewat nu bodas, yg enyak, yang 100 rupiah tea dicelupin sama sirop atawa es campur uuhhhh nikmeh sampe jajantung. Dan kata sobat2 kuliah baheula teh aneh bin jijay cenah (hai girlsssss kangen pisan sayah ka kalian, sulit untuk bahagia jauh dari kalian teh ternyata…hihi). Sekarang aja disini gak lagi karena tak ada kurupuknya uhukss…

2. Geli bin jijik bin mual bin sagalarupa melihat sesuatu yg hidup, kecil2, banyak , dan utey *naon basa indonya ya?* duh ini aja nulisnya sambil merinding euy kabayang…contohnya kutu. Katanya ada orang gondrong pas dicukur isinya sekumpulan kutu wawww hiiiyyyy. Hampir mirip dengan yg dikeki-i Nyi Kaisar inih. Kalo sudah ngomongin kutu ini saya bisa sampe panas dingin dan muntah2 (maaf) segitunya ya? maunya juga biasa aja tapi hese euy…hiyyy tuh kan ayeuna ge inget deui.

3. Sesaat sebelum tidur secara tidak sadar satu kaki saya (kanan kiri giliran) suka digesek2an ke kasur untuk memastikan sprei rapih dan kasur tak ada kotoran. Kadang kalo dah rapi ge keukeuh we sampe cangkeul hihi. Dan ternyata nurun ka Ai euy, tapi dia mah kaki iya tangan juga hayoh usik.

4. Saya suka nonton sepakbola di TV terutama piala dunia, gak terlalu apal dengan nama pemainnya mah, pokoknya nonton permainannya. Dan yang pikaseubeuleun, kalo saya nonton gak bisa diem. Ribut ikutan ngomong “tah tajong kadinya…yaaahhh teu salah…itu kosong…tah hade kitu…” riweuh lah pokoknya mah, malah kalo tegang teh suka tipepereket nahan nafas dan pegang sesuatu yg buat diracek, sesudahnya we cape. Huhuy pokoknya mah dan karenanya gak bisa nonton sepakbola tengah malam dikostan, teu bisa heboh haha inget jaman baheula era piala dunia 98.

5. Takut ketinggian. Perasaannya teh leuwang (gak menemukan basa indonesianya..tuluuuungg!!). Kalo naek tangga nggak berani liat ke bawah, yg ada dipikiran teh, gimana kalo tergelincir, jatuh. Selalu begitu. Sanggup naek gak sanggup turun…gak boleh jadi pejabat nya ini mah, gawat hehe.

Tos ah, nuhun ka AbahAmbu, postingan 5 kalian meni resep sangat menghibur sayah yg lagi cape surape saat itu. Dan ini balesannya sori mun teu rame nya hehe.
Sok atuh siapa lagi yang mau terima lemparan selanjutnya?
Teh Juju bade? , Neng Rina. Mhh Mbuna Aa&Ade, Retma, dan hiji deui Neng mil anyar Irmaaaaa…Hayoh mangga teruskan!.

Yang 2 dan 1

February 19, 2006

Yang Dua

Dua anak sayah
Dua kali sehari masak
Dua kali sehari makan (maksudnya nasi yang lainnya sih sering :P )

Dua kali seminggu ikutan Parenting class
Dua kali seminggu ke Family Center
Dua kali seminggu babysitting buat Dua orang anak
Dua kali seminggu ikutan kelas English
Dua kali seminggu Belanja kebutuhan dapur

Yang Satu

Satu Suami sayah
Satu kali seminggu jemput Raka sekolah (hari jumat aja karena ayahnya jum’atan)
Satu kali seminggu ikutan Round The World Woman (arena bergaul dan jalan2)
Satu kali seminggu ke Library
Satu kali seminggu ikut International Community Program
Satu kali seminggu nyuci

Satu kali sebulan workshop di sekolah Raka
Satu kali sebulan parents meeting juga di sekolah Raka

Tak ada acara ke mall, tak ada acara pengajian (karena memang tidak ada yg bisa diikuti kecuali maya atau OL tea). Mayan riweuh hampir tiap hari pergi. Ya membunuh waktu dengan “baik”. Akibatnya, setiap weekend teler dan menikmati selimut serta menumpuk kemalasan:).

Ih ni gak rame pisan postingannya hehe padahal banyak topik yang pengen diungkapkan heuheuh…hese ah.

Kanggo Irma & Dydy…wilujeng ngandeg. Semoga lancar melaluinya sampai lahiran kelak nya! dan semoga sayah bisa ngalongok.

Kanggo yang sakit, Semoga Alloh segera memberi kesembuhan, dan tetep bersabar dan bertawakal ya!

Untuk yang belum disambangi…maafkan:) saya berlari menuju ke masing2 blog sekarang! (eh sapa elu sih nyi?hehe)

Dunia indah jika…

January 30, 2006

Duh sudah lama tak posting pun blogwalking, maafkan, beberapa waktu lalu saya disibukan dengan ngerjain peer kelas english, bikin tulisan tentang Xinjiang (salah satu propinsi di China), banyak banget sumbernya , seneng baca2 nambah info sampe kelupaan bikin tulisannya, mana lagi kan kudu dipresentasikan. Tapi Alhamdulillah sekarang beres, tinggal rutinitas seharian aja, yang ternyata juga sami we riweuh :) , hampir setiap hari ada acara bagus yang bisa diikuti sama Ai.

Sekarang juga gak punya cerita jadi pasang foto we ah…Foto indahnya dunia :P .

Bangun tidur lenyeh2 , nggambar, tidur-tiduran,Raka bacain buku untuk Ai, makan berdua, akur dan tenang…mhhh nikmat ngeliatnya ge hehe

Tapi namanya anak-anak sering akur dan tidak jarang membuat satu sama lain menangis…ibunya banyak bahagia dan sering keuheul…tapi keuheul yang ridho kok…:) Insya Alloh selalu Ridho apapun dan bagaimanapun….nya guys…tapi ulah berpolah nu aneh2 we jaga nya hihi.

NB sanes MB : Uwa Oph mun hoyong ningali Aka lebih besar klik ajah fotonya, tah budak teh beuki gunut…

Edisi Sayah

January 15, 2006

Edisi saya dulu ahh…mo Ultah nih dalam rangka. Eng…ing…eng…

Tanggal 13 Januari 2005, kami meninggalkan Indonesia untuk meraih satu warna, untuk melukiskan satu lagi warna pelangi keluarga kami di negeri Adikuasa ini. Bismillah…kaki melangkah jauh, meninggalkan hujan air mata seluruh keluarga pun membawa doa dan harapan mereka. Semoga kelak berjumpa pula…(lagu sapa ya?)

15 januari jam 9 malam sampe di rumah sini (kenapa nyebut rumah?bukan apartemen seperti umumnya? karena bentuk rumah kami seperti pemukiman perumahan di Indonesia, tuh gambar header diatas:) ). Di North Village Amherst Massachusetts USA.
Mulai saat itu kehidupan baru dimulai, indah ada putih salju, leuwang, masih merasa khawatir, bisakah hidup disini? Amankan? Nyamankah? Sehatkah? .

Ini lah keluh dan peluh selama setaun ini.

1. Jauh dari keluarga dan saudara yang selama ini selalu ada ketika perlu, selalu ada untuk berkeluh, berbagi suka duka. Dan pun kekhawatiran “akankah bertemu kembali?”…ah semoga!!

2. Disini, agama kami adalah minoritas. Tak banyak teman seagama, tak ada kumandang adzan, tak ada semarak takbir jika lebaran…semoga kami bisa menguatkan identitas kemusliman disini pun dengan ibadah, walopun dan walopun.

3. Jauh dari teman dan sahabat…oh I miss you a looooottttt girlsssssss.

4. Urusan rumah diurus sendiri, masak dan tetek bengeknya. Tak ada Teh Dedeh yang bisa dimintain tolong ke pasar, ngepel, cuci piring atau sekedar ganti diapers Ai misalnya…ahhh…kuatkan kaki dan punggung! siap grak!.

5. Shock culture, walopun tidak terasa sangat, tapi tetep kaget ketika melihat hal “aneh2 antara laki dan perempuan” dijalan Atau antara tetangga saling tak kenal dan tak peduli. Atau tiba2 orang dijalan menyapa How are you padahal nggak kenal sama sekali hehe.

6. Kendala Bahasa, english saya sangat tidak bagus. Pertama kali kesini sangat ketakutan ketemu orang. Takut ditanya gak bisa jawab hihi. Terus masih terkaget2 ketika orang mengawali kalimat dengan “you know….you know…” padahal kan saya tak tau apa2 kok langsung ditodong “you know” hihi

7. Tak ada angkot dan kami tak punya mobil. Sehingga alat transportasi yang digunakan adalah bus, yang disini bus ini hanya untuk menjembatani kepentingan mahasiswa, jadi ketika mahasiswa libur bus pun libur, dan bus ini terjadwal dengan jadwal yang lumayan lama jarak satu bus dengan bus lain (bus belanja sejam sekali), bus hanya ada dijalur2 tertentu pun bus stop di tempat2 tertentu, kadangkala menuju tempat2 tujuan memerlukan jalan kaki yang tak dekat. Sangat kangen angkot yang kemana aja ada dan bisa berhenti dimana saja :P

8. Semua sumber pangan, sandang dan papan mahal. Karena hanya student, yang ternyata pendapatan bersih masih mendingan di Bandung deh hehe ngarti lah nya!

9. Tak ada makanan enak yang bisa langsung makan. Kangen emang lewat, warteg, warung makan jeuuuunggggg sajabana alias de-es-be. Komo Baso eh formalin ya hehe mana peduli yang begituan dulu mah…

Kini setelah setaun….selain keluh tentu saja banyak juga bahagia dan hikmah yang didapat, berikut….

1. More Independent, jauh dari keluarga besar membuat kami belajar untuk melakukan segalanya sendiri, lebih dalam arti mental, karena kalo fisik sih selama ini juga mandiri kok :P

2. Karena harus beberes, urus ini urus itu, anak2 jadi lebih mandiri *bermain khususnya*. Dan Ibunya pun jadi kuat kaki dan punggung hehe.

3. Sejak gabung dengan family center, saya punya kegiatan berarti dengan anak-anak, semua staff disana welcome, sesama orang tua akrab, saling berbagi, bercerita dan saling berusaha membantu. Disanalah tempat saya merasa nyaman, punya teman, bisa ngobrol english, banyak baby yang bisa diajakin main sementara anak2 saya main sendiri atau kadangkala dengan volunteer dan guru2.

4. Sudah punya banyak tetangga, bisa potluck-an atau saling kirim makanan, punya temen ngobrol, anak2 bisa maen bareng…

5. Alhamdulillah english saya membaik, walopun tidak memenuhi target, yang tadinya setaun itu diharapkan bisa ngobrol english seperti saya ngobrol sunda *saumur2 sepertinya tak akan berhasil deh hihi*. Ya tapi lumayan lah sekarang sudah bisa bergaul, bisa ikutan parenting class, ikutan banyak program yang bagus.

6. Sering jalan kaki membuat saya sehat, karena secara tak sadar itu olahraga kan. Anak2 juga tidak manja dan itu salah satu media pendidikan mental bagi mereka *mengihibur diri.com*.

7. Uang hanya cukup untuk makan. Alhamdulillah cukup tak kurang, anak2 tak biasa minta mainan dan beli mainan,nikmati yang ada dan belajar menahan diri jika keinginan tak terpenuhi segera. Tak mudah untuk mendapatkan sesuatu itu Nak…:)

8. Mudah untuk mendapatkan makanan enak, hanya perlu usaha sedikit *yang banyak sih butuh kemauan hihi* ke dapur racik sana-sini…dan jadilah. Dulu mamah saya sempat khawatir saya gak bisa apa2 kalo dah nikah…sekarang? bolehlah dibanggakan sama beliau, walopun belum bisa mengalahkan rasa masakannya:). Sono pisaaannnn Mahhhh…

9. Bisa Online, sehingga bisa nge-blog, bisa punya banyak teman di pelosok dunia, menjalin persaudaraan…ah indahh…

10. Eh hampir lupa “ini Amerika nyi…” bukankah tak semua orang punya kesempatan merasakan hawa negara ini. Nah nikmati sebagai pengalaman….Hentikan keluhan dan Bahagialah, karena ini pilihan terbaik. Insya Alloh. MERDEKA.

YA semua ini tak lepas dari komponen penting keberadaan keluarga Indonesia seputar Amherst. Mba Susan dan family, Mas Utama, Mas Beebach, Mba Yulia dan keluarga dll. Terima Kasih Banyak….

2005 Edisi Raka

January 5, 2006

Januari

Bulan januari 2005, bulan sangat penting di kehidupan Raka dan kami…13 Januari tepatnya, Raka meninggalkan Indonesia. Berat bagi yang melepas, senang bagi Raka, karena mau naek pesawat hehe.

Pertama kali naek pesawat, seneng dan reuwas (kaget) begitu katanya ketika take off.

Pertama kali pake carseat, pas dijemput dari bandara di hartford, Raka nangis gak mau duduk di carseat malah pengen pulang ke Bandung lagi hihi…

Pertama kali liat salju, seneng bermain2 bikin bola-bola salju.

Pertama kali berani sosorodotan alias slide. Sebelumnya gak berani sieun (takut) katanya.

Pertama kali makan permen, akhirnya ibunya menyerah dengan alasan makanan disini kurang variasi *ngeles:P*

Pertama kali makan makanan yang gurih2 dengan alasan yang sama siga permen.

Mulai main-main dengan komputer dimulai dengan jump start preschool.

Pertama kali pula kami punya TV, jadi Raka seneng nonton hehe secara di Bandung kami gak punya TV gitu lo…disini juga alasannya sampe anak2 bisa basa amerika dengan lancar, abis itu Tv di cabut. Insya Alloh.

Februari
Ketika ayah ibunya dan tante susan, pakde Beebach serta Mas Utama manggung untuk Fund Rising korban tsunami, di kursi pentonton Raka ikutan nyanyi Indonesia Pusaka dengan benar, gara2 ikutan latihan tea.

Mulai gabung dengan Family Center tapi masih malu serta gak mau ngomong. Tapi mulai tau kosakata bahasa amerika.

Maret

Tak ada yang istimewa, eh iya kehilangan topi kupluknya di bis sampe menangis parah dan minta pulang ke Bandung untuk beli lagi topi yang seperti itu hihi.

April

Tepatnya tanggal 30, ulang tahun ke-3, sudah bisa menulis nama sendiri, ayah, ibu ,rai ,kata2 pendek dan semua huruf juga angka. Kemampuan menyusun puzzle terakhir *sebelum ke amerika*, bisa menyusun 54 potong yg gambar robot *kata ibunya sangat rumiitt*. Sekarang sudah jarang banget main puzzle kertas lagi seringnya puzzle di komputer.

Bulan ini juga Raka bisa melompat dengan benar. Motorik kasarnya memang gak gitu bagus…lamban. Naek sepedah aja gak bisa sampe sekarang hehe.

Mei, Juni, Juli, Agustus

Berjalan dengan biasa, karena hawa enak dia seneng banget maen di playground, mhhh bahasa amerikanya mulai banyak tapi sebatas vocab belum kalimat. Sering maen2 di pond buat ngasih makan duck, walopun pertama2nya takut tapi selanjutnya seneng.

September

Mulai sekolah di University Child Care, seminggu 3 kali…minggu pertama nangis, minggu ke dua gak mau sekolah sampe agak dipaksa tapi selanjutnya meminta sekolah dan senang. Mulai bisa ngobrol bahasa amerika dan punya best friend di sekolah.

Oktober

13 Oktober di operasi adenoid, alhamdulillah sukses dan lancar berkat doa keluarga dan teman-teman blogger :) nuhun.

November

Sakit panas yang lumayan mengkhawatirkan tapi alhamdulillah tak lama hanya 2 harian. Pas ke dokter BB-nya naek ternyata jadi 43 lbs (kl. 20kg) tingginya lupa hehe. Kalo Pas sehat Raka nempel banget sama ayahnya, pas sakit ini, si ayah “diusir”, tapi masih sih suka meluk dan kalo ayah bilang “I love you son” dia pasti jawab “I love you to dad.

Desember

Bulan ini mulai seneng membaca sendiri dan kata2 yang diketahuinya ditulis. Dan di akhir bulan ini mulai deh dia bisa dikatakan bisa membaca ya…belum lancar banget sih tapi bisa ngeja misalnya ani-mal, toma-to dsb. Ya baru segini juga emaknya dah seneng maklum bukan anak orang hehe alias anak sendiri tea, kemajuan sesedikit apapun bangga hehe. Tadinya sih “bertarget” 3 thn bisa baca ternyata molor 9 bln hehe…tatargetan alias iseng2.

Bulan ini jugaRaka kehilangan back pack di bus isinya satu stel baju Raka, sampe sekarang dia belum ngeh dan gak dikasih tau, sayanya belum berani melihat kekecewaannya hehe.

Eh iya pertengahan bulan Desember Raka pindah sekolah ke Head Start, dengan alasan transportasi yg lebih mudah dan lebih banyak hari sekolahnya. Sekolah lama, menggunakan 2 bus, karena jarak antar bus 15 menit jadi makan waktu setengah jam, dlm kondisi winter waktu sebegitu kan berat. Kalo head start sekali bus gak sampe 5 menit pula, jalan juga bisa 10 menit. Ya Alhamdulillah…dan head start tiap hari.

Waktu masih di sekolah lama Raka selalu bilang adzwa, allison,..,… *teu apal yg pasti cewek kabeh* are my best Friends

Sekarang berubah adzwa and the gank not my best friends anymore I have new friends

Resep Playdough

December 2, 2005

Punya hutang sama Irma dan Retma resep ini, punten telat ya Moms

Bahan;

1/2 cup garam
1 cup flour
1 sdm cream of tartar
1 sdm minyak sayur
1 cup air
pewarna

Cara Masak

Campur semua bahan kedalam panci, masak dan aduk rata sampai kental dan bisa dibentuk. Angkat dan dinginkan…siap dimakan ups, siap dimainkan.

PSSSt…

Untuk sementara saya libur dulu dari ngeblog ya…maaf jika sementara waktu tidak bisa blogwalking…:)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here