Musimpun Berganti

April 5, 2006

Sudah spring, daun mulai memucuk, bungapun bersemi, waktunya pindah rumah…disini masih salju dan dingin tempat yang nyaman buat makan dan tidur, tidak posting dan blogwalking, dan itu tidak sopan hehe…jika ingin berkunjung silahkan klik…..

Disini Saja

Seputar

March 24, 2006

Waw lami pisan tak update dan blogwalking…kamana wae? penyakit males datang menghujam diawali dengan rusaknya modem, selanjutnya Ai yang mainannya sudah merambah ke komputer, jadi jatah sang emak makin berkurang untuk nginet, malah hampir tak ada kadang2. Padahal di hati dan pikiran meni membuncah, banyak yang ingin ditulis, menyimpan kisah tea. Dan pengen blogwalking baca kisah teman2, duh meni kangen.

Sejak hari ahad lalu, Raka panas tiba2. Awalnya hanya menggigil selanjutnya panas tinggi, alhamdulillahnya, jika terasa sakit Raka minta obat jadi nggak susah proses penyembuhannya. Hari senin ke dokter suhunya 103.2 F sekitar 39,5 C, ke dokter hanya dikasih obat turun panas dan diminta dateng lagi hari Rabu buat kontrol. Selasa malem alhamdulillah tak ada panas lagi, gantian Ai yg mengalami hal yang sama. Jadi Rabu ke dokter bukan buat Raka aja tapi juga buat Ai. Tetep cuma dikasih obat turun panas. Kamis Ai better, Raka getting worse, si virus rupanya senang berpindah2 nya, Jumat pagi dua2nya malah kembali keadaan yg butut.
Untungnya Bapana di rumah karena liburan spring break jadi ada tenaga, yang susah pas si Ayah Jum’atan ke kampus, Raka hoyong digendong dan Ai gak mau dilepas. Jadi keduanya berbagi pangkuan Ibu, tak gak lama saya kudu sholat dzuhur, menangislah mereka berdua hihi…selanjutnya giliran, 5 menit gendong Raka, Ai nangis, Ai yang digendong Raka nangis….mhhh seru juga :P .

Itu kabar buruk, kabar baiknya, beberapa minggu lalu kami dapat surat dari sekolah Raka yg isinya hasil phisical testnya Raka bulan januari lalu. Dari score max 100, alhamdulillah Raka dapat 92. Pertanyaannya untuk ukuran anak usia 4 thn, banyak dan macem-macem dr mulai kosakata dan keterampilan berbahasa juga pengetahuan umum. Raka kehilangan score ketika ditanya last name (it was my fault, gak pernah ngasih tau secara khusus ttg last name ini, orang Indo gak biasa hehe ngeles), terus juga dia belum bisa pas tentang V-ing (naha grammer nya?), ,ya maklum lah namanya baru belajar basa amerika hehe, tapi kalo plural dah bisa. Segitu juga sudah uyuhan ya Ka??. Malah temen saya, xiadong nanya, “Lia, itu Raka waktu test diterjemahkan nggak? kok udah ngerti dan bisa jawab”… ceuk sayah teh “no…lha kita baru tau dia dapat test juga setelah ada surat hasilnya”. *Im very proud of You Ayang Ageung*.

Satu hal lagi tentang Raka, ada pertemuan orang tua dengan Guru minggu lalu. Kata gurunya, Raka sudah merasa nyaman di setiap sudut sekolah dengan segala mainan yang ada, english-nya bagus dan dia sudah mulai ngobrol walopun terhitung pendiam dibanding teman2nya. Dan kalo berpendapat dia gak suka ikut2an, punya pendapat sendiri. Hanya satu kurangnya, dia selalu gampang kalo diminta-in sesuatu sama temennya, kalo lagi megang mainan dan dipinta pasti selalu dikasihan even direbut juga pasti dengan rela dikasih. Gurunya bilang Raka kudu bisa mempertahankan sesuatu, misalnya bilang “this is my turn” atau “I want this toys, you have to wait” something like that. Padahal kata saya mah justru baik atuh Raka teh teu mau konfrontasi dan ngambil jalan aman hehe…dan dirumah juga gak gitu2 amat kok, kadang dia rebutan sama Ai, dan saya tidak membiarkan Raka selalu mengalah sama Ai dengan alasan lebih besar (untuk hal-hal tertentu sih kadang suka juga, misalnya makan lebih banyak atau baca buku dsb).

Tos Ah sementara ini we ceritanya, mo pasang foto juga belum upload wae, ntar menyusul bersama kisah lain. Mo berlarian mengejar blogwalking yeuh.

Syukur

March 7, 2006

Banyak hal indah yang bukan untuk kita, karena yang lebih indahlah yang akan kita miliki….Insya Alloh.

Sangat merasa diingatkan dengan tulisan dari sebuah milis ini!. Alhamdulillah….

*Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang diinginkan,
Jika engkau memiliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari ?

Bersyukurlah saat engkau tidak mengetahui sesuatu,
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang engkau hadapi,
Karena selama itulah engkau tumbuh menjadi dewasa.

Bersyukurlah atas keterbatasan yang engkau miliki,
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.

Bersyukurlah atas setiap tantangan baru,
Karena hal itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

Bersykurlah atas kesalahan-kesalahan yang engkau perbuat,
Karena hal itu memberimu pelajaran yang sangat berharga.

Bersyukurlah ketika engkau lelah dan tak berdaya,
Karena berarti engkau telah membuat suatu perbedaan.
Adalah mudah untuk bersyukur atas hal-hal yang baik.

Adapun kehidupan yang bermakna, adalah bagi mereka yang juga bersyukur atas kesulitan yang dihadapi.
Rasa syukur bisa mengubah hal negatif menjadi positif.

Berusahalah bersyukur atas kesulitan yang engkau hadapi,
sehingga kesulitan itu akan menjadi berkah bagi dirimu*

Sesungguhnya, di balik kesusahan/kesempitan itu ada kelapangan
{QS 94(Alam-Nasyrah)/Juz 30 :5)

Mimpi….mimpi…

February 28, 2006

Heuheuh…saya teh lagi anteng nundutan dan tak nginet eh kena lemparan nu ieu…siiipp lah saya kan suka bermimpi, bisa berbual2 yeuh hehe nuhun Neng MB.

1. Suatu siang di bukit indah berbunga di sebuah rumah nan asri, saya menyiapkan menu makan siang, Kantya (*basa sunda yg artinya menanti* . Anak ke-3, gadis hehe) memetik sayuran buat lalapan. Rencananya hari itu kita akan picnic di halaman belakang. Raka dan Kang Hanif membantu ayah mancing ikan di kolam belakang sekalian menyiapkan pembakarannya. Gadis bungsu *belum nemu namanya* menyiapkan tempat makan dan pernak perniknya.

Ya…rumah diatas bukit (mutlak harus di Bandung) punya halaman belakang yang luasss, ada kolam ikan yang ikannya bisa di pancing ketika ingin berpicnic dan makan ikan seger, pinggir2 kolam ditumbuhi sayur2an, ada cabe, kemangi, tomat dan jenis lalapan lainnya (saya kan pemakan lalap sejati). Sisi belakang rumah lainnya *sisi sebelah mana yang harmonis kita serahkan ke desainer ya* ada sebuah danau mungil tempat dua angsa memadu rindu di danau biru bercumbu, (hahah katon pisan) saya mau memperantarai kebahagiaan si Angsa hihi. Pun sekitarnya ada tebaran bunga indah tempat bermain sang kupu2, lengkap dengan gemericik air menambah nyaman suasana. Ieu teh masih mimpi kan? halaman depan gak usah luas, ntar orang sungkan bertamu (huhuy ni gaya) ada pepohonan buah yang sudah dibonsay, anggur, jeruk, dukuh (kegemaran deui wae tah), mangga cengkir we, tos ah biar buah lainnya jatah si emang di pasar.

2. Saya ingin sekolah sampe tak berbatas di bidang pendidikan, karena saya ingin membuat yayasan yang bergerak bidang sosial dan pendidikan. Mulai pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, yang berkualitas yahud hingga bisa berbicara dikancah international (wooiii bangun…bangun…), karena nonprofit, jadi sekolahan itu Gratis…tis…tis. Bahasa pengantar tetep bahasa indonesia, untuk memfasilitasi “nasional”, tapi bahasa keseharian basa sunda, english dan arab.

3. Ingin mudik taun depan, ke Pameungpeuk makan ikan laut bakar pinggir pantai dengan seluruh keluarga besar, ke Ciamis maen ka alun-alun denger celoteh anak2 nu naek deldom (delman domba) sambil makan mie ayam enyak. Reunian sama temen2 yang sudah beranak pinak juga. Waaahhhhhhhh mauuuuuu.

4. Mhhh masih mimpi kan? saya ingin berhaji barengan dengan anak-anak (Raka, Kang Hanif, Kantya dan si Bungsu) sekalian jalan menyusuri jejak nan indahnya, dilanjut dengan jalan2 ka eropah *mau menghadiri kopdar WSAB ranting eropa…umiiii masih jadi tuan rumah kan nanti?*.

5. Yang terdekat, pengen bisa nyetir dan punya mobil disini, supaya bisa dijawab Ya ketika Raka nanya. “ibu Aka gaduh car?” kasian bosen kedinginan dan cape jalan meureun hehe . Terus ntar bisa belanja daging sendiri, ke adong sendiri *gak nitip ajah*, maen ke Boston, mengenalkan Raka pada MIT *menularkan mimpi hahaha*, menyusuri tempat2 yang layak dikunjungi di amerika sini…pun tak lupa sering maen ka West Haven *sarangnya sate dan baso, hai girllsssss!! sonoooo*

Tos ah…mau membantu saya mewujudkan impian itu? yuk ber Amiiiiiiiiinnnnnnnnnn bersama…hihi…

Ayo siapa mau dibangunkan dari mimpi!!! Mba Susan…. mau bangun? hayoh tulis mimpinya hehe. Wati, mau nggak say berbagi mimpi dengan diriku?. Uni Rahmi, Teh Nia, Nyi Kaisar. AbahAmbu…daku teh mau balas melemparmu tah! Sok berbagi mimpi!…

Yang selanjutnya….

February 22, 2006

Ehem…tentang yang ketiga , Insya Alloh jika tiba saatnya kelak akan datang, sekarang mah punya satu mimpi yang sepertinya harus lebih dulu diwujudkan (huhuy meni gaya, apakah itu? ah doakan saja ya!)

Yang keempatpun demikian, ditunggu dan dinanti. Semoga masih sempat!.

Kini yang kelima menjelang. Menyambut lemparan sangAbahAmbu tentang hals “ganjil” dalam diri. Saya ge coba mengingat naon nu paling dirasa aneh sama diri sendiri teh nya.

1. Suka makan enak…kerupuk si emang2 lewat nu bodas, yg enyak, yang 100 rupiah tea dicelupin sama sirop atawa es campur uuhhhh nikmeh sampe jajantung. Dan kata sobat2 kuliah baheula teh aneh bin jijay cenah (hai girlsssss kangen pisan sayah ka kalian, sulit untuk bahagia jauh dari kalian teh ternyata…hihi). Sekarang aja disini gak lagi karena tak ada kurupuknya uhukss…

2. Geli bin jijik bin mual bin sagalarupa melihat sesuatu yg hidup, kecil2, banyak , dan utey *naon basa indonya ya?* duh ini aja nulisnya sambil merinding euy kabayang…contohnya kutu. Katanya ada orang gondrong pas dicukur isinya sekumpulan kutu wawww hiiiyyyy. Hampir mirip dengan yg dikeki-i Nyi Kaisar inih. Kalo sudah ngomongin kutu ini saya bisa sampe panas dingin dan muntah2 (maaf) segitunya ya? maunya juga biasa aja tapi hese euy…hiyyy tuh kan ayeuna ge inget deui.

3. Sesaat sebelum tidur secara tidak sadar satu kaki saya (kanan kiri giliran) suka digesek2an ke kasur untuk memastikan sprei rapih dan kasur tak ada kotoran. Kadang kalo dah rapi ge keukeuh we sampe cangkeul hihi. Dan ternyata nurun ka Ai euy, tapi dia mah kaki iya tangan juga hayoh usik.

4. Saya suka nonton sepakbola di TV terutama piala dunia, gak terlalu apal dengan nama pemainnya mah, pokoknya nonton permainannya. Dan yang pikaseubeuleun, kalo saya nonton gak bisa diem. Ribut ikutan ngomong “tah tajong kadinya…yaaahhh teu salah…itu kosong…tah hade kitu…” riweuh lah pokoknya mah, malah kalo tegang teh suka tipepereket nahan nafas dan pegang sesuatu yg buat diracek, sesudahnya we cape. Huhuy pokoknya mah dan karenanya gak bisa nonton sepakbola tengah malam dikostan, teu bisa heboh haha inget jaman baheula era piala dunia 98.

5. Takut ketinggian. Perasaannya teh leuwang (gak menemukan basa indonesianya..tuluuuungg!!). Kalo naek tangga nggak berani liat ke bawah, yg ada dipikiran teh, gimana kalo tergelincir, jatuh. Selalu begitu. Sanggup naek gak sanggup turun…gak boleh jadi pejabat nya ini mah, gawat hehe.

Tos ah, nuhun ka AbahAmbu, postingan 5 kalian meni resep sangat menghibur sayah yg lagi cape surape saat itu. Dan ini balesannya sori mun teu rame nya hehe.
Sok atuh siapa lagi yang mau terima lemparan selanjutnya?
Teh Juju bade? , Neng Rina. Mhh Mbuna Aa&Ade, Retma, dan hiji deui Neng mil anyar Irmaaaaa…Hayoh mangga teruskan!.

Yang 2 dan 1

February 19, 2006

Yang Dua

Dua anak sayah
Dua kali sehari masak
Dua kali sehari makan (maksudnya nasi yang lainnya sih sering :P )

Dua kali seminggu ikutan Parenting class
Dua kali seminggu ke Family Center
Dua kali seminggu babysitting buat Dua orang anak
Dua kali seminggu ikutan kelas English
Dua kali seminggu Belanja kebutuhan dapur

Yang Satu

Satu Suami sayah
Satu kali seminggu jemput Raka sekolah (hari jumat aja karena ayahnya jum’atan)
Satu kali seminggu ikutan Round The World Woman (arena bergaul dan jalan2)
Satu kali seminggu ke Library
Satu kali seminggu ikut International Community Program
Satu kali seminggu nyuci

Satu kali sebulan workshop di sekolah Raka
Satu kali sebulan parents meeting juga di sekolah Raka

Tak ada acara ke mall, tak ada acara pengajian (karena memang tidak ada yg bisa diikuti kecuali maya atau OL tea). Mayan riweuh hampir tiap hari pergi. Ya membunuh waktu dengan “baik”. Akibatnya, setiap weekend teler dan menikmati selimut serta menumpuk kemalasan:).

Ih ni gak rame pisan postingannya hehe padahal banyak topik yang pengen diungkapkan heuheuh…hese ah.

Kanggo Irma & Dydy…wilujeng ngandeg. Semoga lancar melaluinya sampai lahiran kelak nya! dan semoga sayah bisa ngalongok.

Kanggo yang sakit, Semoga Alloh segera memberi kesembuhan, dan tetep bersabar dan bertawakal ya!

Untuk yang belum disambangi…maafkan:) saya berlari menuju ke masing2 blog sekarang! (eh sapa elu sih nyi?hehe)

Nama

February 6, 2006

LIA HERLIANA….itulah nama saya.

Sangat sunda dan tak ber-arti.

Saya mulai merasa sedikit tak nyaman dengan nama itu mulai SD kelas 3. Kenapa? karena kelas 3 SD, saya pindah sekolah ke kota, yang dimana teman2 punya nama bagus dan punya arti akan namanya itu. Sejak itu pula saya mulai sering bertanya pada bapa dan komplen. Kenapa saya diberi nama itu dan apa artinya….*punten nya Pa!*, ketika itu bapa jawab…iya bapa salah kuduna nyari nama yang bagus dengan arti yang bagus.

Ternyata bukan hanya saya yang komplen, Teteh saya ANI HERLIANI, juga begitu…malah teteh berusaha untuk mengganti namanya, hanya ternyata pelik karena Akte dan dokumen sekolah susah untuk dirobah, bisa sih hanya kan kudu ku orang tua dan prosesnya berliku, jadi Tetehpun pasrah. Tapi teteh sih punya nickname sendiri, kalo nulis surat ke sahabat pena, atau nulis puisi dan cerpen di koran pake nickname nya yang menurut dia bagus (menurut saya juga sih dan saya ngiri ketika itu).

Hanya kami berdua yang punya nama begitu kalo sodara laki-laki kami, bagus2 dan punya arti

Kakak sulung HASAN ALBANA BACHTIAR ASSUNDY (Hasan Albana, Tokoh Besar Muslim, Bachtiar, nama bapa dan Assundy, katanya singkatan keren dari Asli sunda)

Kakak ke 3 YOSE RIJAL (diambil dari tokoh besar Philipina)

Adik Bungsu ANTON BACHTIAR (Anton singkatan dari Anwar Tontowi dan Bachtiar nama bapa lagi)

Tuhkan lebih bagus daripada herliana dan herliani…ihikss…hehe..

Beranjak kuliah, teman2 kuliah berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dan ketika pertama kali tau nama saya, pasti mereka berkomentar “hihi sunda banget, berulang2″ atau kadang juga diledek “tidak kreatif pisan sih ngasih nama diulang2″ hehe…ya walopun gak gitu ngaruh ke hati tapi rada ngaruh ke otak hehe, akhirnya saya suka menyingkat nama saya jadi Lia H. Bachtiar. Dan akhirnya nama itu yang memang dikenal di kampus. Bukan bermaksud menyembunyikan nama asli hanya supaya tidak dikomentari aja hehe sama aja yah. Tapi saya sudah tak komplen lagi kok sama Bapa, pasrah dan menerimanya.

Masih soal nama. Ketika pertama kali menerima imel dari lelaki ini, saya sudah merasa heran dan ragu *iya gitu orang ciamis, kok namanya aneh*. ALEAMS BARRA…. Tapi saya bangga ketika nama itu akhirnya tertulis di undangan bersanding dengan nama Lia H Bachtiar, dan teman2 pada nanya “Lia…nama calon suamimu kok aneh sih, kudunya orang ciamis mah namanya jajang, asep, wawan” (punten kalo ada namanya kesebut, salahin temen saya aja ya hehe).

Dan dengan sedikit berkaca pada diri sendiri dan nama suami, akhirnya saya cukup berfikir keras nyari nama anak2 saya. Keluarlah Rakean Radya Al Barra dan Hanif Nala Raia Al Barra, sebagai nama Raka dan Rai. Nama raka asli hasil pencarian saya, kalo ayah nyumbang Hanif saja untuk Ai. Nama yang menyimpan banyak arti dan harapan kebaikan untuk mereka. Semoga!!

Tapi disini ceritanya lain lagi, nama saya mudah disebut dan dikenal. Simpel dan seperti nama amerika dengan spell berbeda LEA. Kadang mereka juga nanya, kok nama anak2 saya susah, tapi nama saya mudah disebut, nama asli atau nickname?, Hehe…begitulah

Alhamdulillah akhirnya sang Lia menemukan hikmahnya bernama LIA…:) (walopun tetep tak punya arti *keukeuh*) *nuhun ah Pa*….

Ngoceh…

February 1, 2006

Mbu Fadhil dan Ua Ummi eh Bude (ummi Irsyad hihi), Raka aja yang gunut, Ai mah nggak. Raka suka makan, hampir semua makanan suka, kalo Ai pilih2.

Cerita soal makanan, sejak sekolah di Head Start, Raka dapat jatah makan pagi dan siang. Kalo pagi biasanya berupa wafel atau cereal atau pancake beserta buah dan susu. Siang yang berganti2 menu mah. Kami minta Raka makan tanpa meat. Jadi mereka kasih vegetarian meal, kenyataannya si veggie ini jarang nongol, jadilah dia seringnya dapat crakers, atau bagel dengan cream cheese, cheese pizza atau sejenisnya. Akhirnya membuat Raka menyukai makan ala amerika jenis begitu, awal2nya dia dah tidak mau makan nasi di rumah, tapi kami tetep tekankan dia kudu makan nasi walopun cuma sekali sehari. Digembar-gemborkanlah padanya kalo *Nasi is the best food in the world* hihi maksa pisan si emak. Dan memang dia mah pada dasarnya suka makan, jadi tidak susah memintanya makan nasi, apalagi kalo disuapin susah berhentinya.

Pernah satu ketika, saya nyuapin anak-anak makan pake tangan, karena bagi Ai makanan lebih mudah masuk tanpa sendok, tiba-tiba Raka nyeletuk “Ibu did you wash your hand” *pletak* :) , “Atos atuh Ka” sambil mikir nginget2 udah belum yah :P .

Sekarang Raka pengen kurus kayak Pakde (Pakde Beebach…Raka kangen nih, dah sampe jakarta beloomm?) tapi dia teh gak mau ngurangin makan hihi, budak teh dasar we…

Sekarang mah dia teh sudah bercampur pisan ngobrolnya di rumah teh, tapi kadang2 teh jadi lucu, siga kieu;

Dia lagi mau ganti baju, nyari sendiri tiba-tiba ngagorowok “Ibuuuu I can’t find My Acuk” ………Acuk=baju

Atau “Ibuuuu I want something to eueut” ……… eueut=minum

Buuu I don’t want to go kaditu…..kaditu=there

Sekali waktu kami duduk berdua memperhatikan Ai yang lagi baca buku sendirian, dengan gaya kerung dan serius nyebutin benda dan huruf di buku, lalu kami saling melirik dengan senyum dan Raka ngomong “He is so cute” sambil matanya teh berbinar bangga siga budak gedeee…hehe sayah meni terharu.

Bagaimana dengan Ai….

Sekarang dia lagi sukaaa banget ngitung, liat mobilan diitung, buku, orang, makanan, kaki tangan, hidung apalagi tangga, nemu tangga dia rela naek turun hanya buat ngitung…wan tu ti fo fai iks ven eit nain ten peen uwoch baru sampe twelve bisanya bari nyebutnya juga aneh jadi uwoch begitu hehe…

Ai lagi suka train, cu..cu…seneng nonton thomas dan main thomas di library pun seneng dengan nyanyinya…tapi baru bisa sepotong2 dan selalu serius kalo nyanyi lengkap dengan segala gerakannya “cu cu ten tak….pooottts uukkk ent” seharusnya “chu chu the big train is coming down the track, stooopp loookkk listen” hehe walopun kadang gak ngerti tapi saya apreciated atas usahanya *big kiss little pella*

Ai juga sekarang sudah bisa “melawan raka”, kalo raka sudah greget dan pengen meluk2 atau raka ngerebut mainannya dan Ai nggak mau dia akan teriak “nooooooooo poottttsss” (pots=stop. tibalik nya), atawa dia akan datang ke kami, ortunya dan ngadu…”Aka tuh”

Oya Ai juga kalo “baca” kata selalu dimulai dari kiri misalnya “KIDS” dia mah bacanya “eS-Di-aI-Ke”, bukan dibaca sebagai kata tapi disebutin hurufnya aja. Kalo dijalan liat huruf besar seringnya dibaca, dan selalu dari kiri. Kalo nyebutin huruf mah agak jelas tapi kalo nyebutin benda banyak yang masih aneh-aneh diantaranya;
Apple=papeh, babeuh=bubble, weh=spider atau square, keuh=circle, eyet=carrot dsb we lah pokokna mah bikin ibuna kudu mikir dulu “apa ya artinya?”, sempet khawatir sih, dah gede kok masih gak jelas, tapi sekarang sih nggak lagi, memang kemampuan anak tea beda. Insya Alloh teu nanaon.

Ah iya sejak stop ASI, Ai makannya membagus walopun tak pesat tapi alhamdulillah ada kemajuan (itu salah satu alasan segera disapih, tll suka ASI jd susah makan da ibunya tak disiplin menjadwalkannya). Dia suka telor dan asin cumi, Sejak dikasih Cumi dari Tante Rina, Ai jadi sukaa banget, untung Ayah beli agak banyak pas nganter Pakde Beebach ke New York. Kalo makan pake cumi bisa susah berhenti dan maunya sendiri lagi, nasi anget, cumi dan telor, lha emang enak nya :) , sayangnya disini Asin cumi cuma ada di new york, mahal pula 320 gr hampir $5 ihiks…tapi bebas formalin lhoo…:P

Jadi inget kenapa Ai suka cumi, waktu hamilnya, saya memang suka sekali makan sama ikan asin terutama cumi beserta sambel dan lalap, berpengaruh kali ya, sugan wee….

Cerita soal hamil dan makan (dongeng teh kamana2 hehe wios nya). Kedua anak saya ini memang pola kehamilannya berbeda dalam soal Makan.

Ketika Raka, tanpa ngidam tanpa mabok, semua makanan masuk dan suka, malah jadi maruk hehe kadang-kadang sih *isin*, tak ada pantangan sama sekali, tah ayeuna anaknya gembul surembul….walo tak terlihat gendut pisan tapi badannya teh padat dan berisi. Pepel ceuk basa sunda mah.

Ketika Ai, 3mester pertama mabok, berusaha makan walopun dibantu dengan mangga muda. Jadi mangga muda berlaku sebagai lalap, selanjutnya lebih suka makan dengan ikan asin sama lalapan. Susah makan makanan bergizi teh, nih Ai-nya sekarang juga pilih2 kalo makan, ah semoga belum saja yah *sangat berharap berubah* da saya juga usaha kok menumbuhkan selera makan, salah satunya dengan tampilan makanan yg dibikin unik atau bentuk2 lucu.

O,iya Mbu Fadhil salah satu tips makan banyak ala anak-anak sayah
1. Suasana makan yang ceriah *tak berbeban sebagai kewajiban makan dan kudu habis*
2. Kenali makanan kesukaan, jadikan menu tetap sebagai salah satu pemancing biar mau makan yg lainnya. (maksudnya selalu jadi pendamping makanan lainnya).
3. Tampilan yang menarik, misalnya nasi dibikin boneka, sayur jadi rambut. Wortel jadi kaki atau tangan dsb…, kadang kala saya pake cetakan playdough buat nyetak nasi dan anak2 ikutan menghiasnya. Seruuu, mastakana di emam aaawww, ieu rambutna ihhh…semua excited.

Ya sebegitu ajah yang utama dan simpel hihi mugia kaanggo nya Mbu!

Dunia indah jika…

January 30, 2006

Duh sudah lama tak posting pun blogwalking, maafkan, beberapa waktu lalu saya disibukan dengan ngerjain peer kelas english, bikin tulisan tentang Xinjiang (salah satu propinsi di China), banyak banget sumbernya , seneng baca2 nambah info sampe kelupaan bikin tulisannya, mana lagi kan kudu dipresentasikan. Tapi Alhamdulillah sekarang beres, tinggal rutinitas seharian aja, yang ternyata juga sami we riweuh :) , hampir setiap hari ada acara bagus yang bisa diikuti sama Ai.

Sekarang juga gak punya cerita jadi pasang foto we ah…Foto indahnya dunia :P .

Bangun tidur lenyeh2 , nggambar, tidur-tiduran,Raka bacain buku untuk Ai, makan berdua, akur dan tenang…mhhh nikmat ngeliatnya ge hehe

Tapi namanya anak-anak sering akur dan tidak jarang membuat satu sama lain menangis…ibunya banyak bahagia dan sering keuheul…tapi keuheul yang ridho kok…:) Insya Alloh selalu Ridho apapun dan bagaimanapun….nya guys…tapi ulah berpolah nu aneh2 we jaga nya hihi.

NB sanes MB : Uwa Oph mun hoyong ningali Aka lebih besar klik ajah fotonya, tah budak teh beuki gunut…

Giliran Ai

January 18, 2006

Usianya 9 bln ketika menginjak tanah Amherst, masih belum mengerti “apa-apa”. Kini kalo ditanya “saha namina?” dia akan menjawab “Ai”.

Ai….baby Ai… katanya sambil menepuk dadanya sendiri. Kini tak lagi baby…sudah big boy, lakukan hal besar sejak senin lalu. Lepas nenen tanpa tangis berarti, jurusnya hanya nenen? NO…*sambil geleng kepala* Milk? YES *sambil manggut-manggut*. How Nice he is?? . Ibunya yang sedih…hampir gak tahan pengen ngasihin lagi setiap dia mulai minta…padahal ketika diingatkan dengan YES NO itu…dia langsung lupa dan ceria. Pas malem aja di bangun minta minum dan cookie terus cookienya digigit dan tertidur sambil pegang cookie, beberapa kali begitu. Gak bagus buat gigi? teu nanaon sementara, adaptasi..:)

Ai…sudah 21 bulan januari ini. Kosakata lebih banyak dalam english, padahal di rumah kami berbasa sunda, ngomongnya belum jelas baru sepotong2 yang akhir. Sudah tau letter dan number sejak beberapa bulan lalu tanpa saya ajarin tapi belajar tak langsung dari asisten saya, kakaknya sendiri hehe. Jadi sekarang sudah bisa tunjuk2 huruf atau angka dibuku sambil disebutin…reueus dotcom dan surprise, karena sebelumnya Ai gak pernah mau diajarin apapun. Kalo lagi maen puzzle atau menggambar atau mainan edukatif lainnya ditunjukan cara yg benar dia gak pernah mau malah menghindar.

Kini dengan stimulus yang tidak sengaja malah sukses…mainan edukatif itu sudah bisa dimainkan dengan coba-coba sendiri, belajar ini itu maunya sendiri…belajar tak sengaja bersama Raka *karena Raka sebenernya bukan guru yg baik juga, suka nggak sabaran pengen menyelesaikan sendiri hihi *.

Awalnya Ai suka menggambar dimana saja, walopun ada kertas tetep sukanya dipintu dan dinding walopun setelahnya ngambil sikat buat bersihin. Sekarang alhamdulillah karena cape nyikat jadi nurut nggambar di kertas :P

Selama setaun disini sudah kehilangan 3 belah sepatu di Bis heuheuh…sakit hati, soalnya yang sebelah2 itu gak bisa dipasangkan satu sama lain hehe.

Setaun disini berarti setaun pula Ai hidup bersama ayahnya, karena sejak hamil 2 bulan sampe umur 9 bln ayahnya tidak di Bandung. Dan Alhamdulillah sekarang makin dekat dengan ayah, sudah bisa ditinggal Ibu sampai batas terlama 3 jam, ke english class atau belanja.

Ai yang walopun sudah setaun kenal dengan carseat tetep nggak suka, lebih suka ber-bus ria. Dan suka sekali bilang “kuuu bye” sama bus driver -nya kalo mo turun. kuu=thank you

Aiiiiii…..yang nangisnya masih berbunyi aaaaaaaaaaa…….

Ai yang gak mau dicukur rambutnya, Ai yang gak suka main salju.

Ai yang kalo “dimarahin” suka mengedip2kan matanya, hingga yang marah ketawa…teu jadi we marahna.

Awalnya puzzle2 itu hanya diacak2, kini sudah mulai mau menyusunnya…Alhamdulillah.

Psttt…itu foto ke2 dan ke 3 mainannya bawa dari Bandung lo…*gak ada yang nanya ya? wios ah hihi*

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here